Temporary Evacuation Shelter

Lokasi Indonesia di tepi Pasifik, Eurasia, dan lempeng tektonik Australia membuat situs tersebut memiliki banyak gunung berapi dan gempa bumi yang sering.

Kadang-kadang gempa bumi bisa memberikan peringatan akan terjadinya tsunami. Tsunami memerlukan waktu 25 menit untuk mencapai tanah, akibatnya ada waktu yang terbatas untuk sampai ke puncak TES (Temporary Evacuation Shelter).

Untuk meminimalkan hambatan, akses untuk pengguna dibagi menjadi dua, jalan bagi orang normal dan jalan bagi orang yang memiliki kemampuan berbeda.

Kesatuan antara struktur dan sirkulasi vertikal (tangga dan landai) memperkuat bangunan kapanpun tsunami datang.

Project Scope

  • Architecture - Landscape

Owner

  • Indonesia Ministry of Public Works

Location

  • Bengkulu, Indonesia

Area

  • 500 m2

Finished

  • 1st Winner